GUNUNGKIDUL, acarakampus.com — Sebagai upaya mendukung gerakan ramah lingkungan dan peningkatan ekonomi kreatif warga, mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Palapa 2026 menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Sampah Aluminium Foil Menjadi Produk Kreatif”.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026 ini bertempat di Balai Desa Gari, Dusun Gatak, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, DIY. Program ini diinisiasi oleh 10 mahasiswa PPG Calon Guru Bidang Studi Pendidikan IPA yang diketuai oleh Frista Mufti Faisyah Dewanti, S.Pd., bersama anggota tim Anita Rahayu Wulandari, Ervina Noor Wintari, Fitriana Nur Afifah, Khairunnisa Lantriya, Laila Immatun Nissak, Nurinda Aqmalia Hafidza, Nurlaila Ramadhani Arnindyah, Septi Nur Wahyuningrum, dan Wajidu Karima Danda.
Pelaksanaan program ini merupakan bagian dari penugasan mata kuliah Projek Kepemimpinan di bawah bimbingan Dhimas Nur Setyawan, M.Pd., serta dosen pendamping Tri Astuti Arigiyati, S.Si., M.Sc., dan Devi Septiani, M.Pd. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Gari, Bapak Widodo, S.IP, CPM, NLP.
Sosialisasi Zero Waste dan Pelatihan Anyaman
Kegiatan ini menyasar 18 perwakilan ibu-ibu PKK dari 9 RT di Dusun Gatak dengan tingkat kehadiran mencapai 100%. Rangkaian acara terbagi menjadi dua sesi utama, yaitu sosialisasi edukatif dan pelatihan praktis.
Pada sesi sosialisasi, hadir sebagai narasumber Nabilla, seorang zerowaste enthusiast. Ia memaparkan materi penting mengenai pemilahan sampah dari rumah, bahaya pembakaran sampah bagi lingkungan, konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), hingga potensi pengolahan sampah kering.
Memasuki sesi pelatihan, peserta dibimbing langsung oleh tim mahasiswa untuk memilah, membersihkan, mengukur, hingga merangkai dan menganyam limbah kemasan aluminium foil menjadi aneka wadah kerajinan tangan yang berguna dan bernilai estetis.
Hasil Evaluasi Meningkat Logis
Berdasarkan evaluasi program, terjadi peningkatan pemahaman peserta secara signifikan. Pemahaman awal peserta mengenai pengolahan limbah yang semula hanya sebesar 31,11% melunjak menjadi 88,89% di akhir kegiatan. Selain itu, seluruh perwakilan kelompok RT berhasil menyelesaikan 100% pengerjaan produk kerajinan secara mandiri.
Melalui kegiatan ini, tim mahasiswa PPG UST berharap masyarakat Desa Gari dapat terus menerapkan kebiasaan memilah sampah serta menularkan keterampilan pembuatan produk kreatif aluminium foil ini kepada warga sekitar.
Dokumentasi Kegiatan












